+62 855-4067-3333
almaunahdumai@gmail.com
Logo SMP Islam Qur'ani Al-Bahjah Al-Maunah

Detail Artikel

Beranda / Artikel / Detail

Kembali ke Daftar Artikel

Mendidik dengan Hati: Meneladani Pesan Kasih Sayang Buya Yahya di SMPIQu Al-Bahjah Al-Maunah

Artikel ini memiliki dokumentasi video di Instagram Reels!
Tonton Reels
Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan, melainkan tentang transfer rasa dan akhlak. Prinsip inilah yang ditekankan oleh Guru Mulia Buya Yahya dalam nasihat terbarunya yang menjadi ruh bagi pendidikan di SMP Islam Qur’ani (SMPIQu) Al-Bahjah Al-Maunah Dumai.

"Man Laa Yarham Laa Yurham": Fondasi Kasih Sayang
Mengutip potongan hadis riwayat Bukhari dan Muslim, "Man laa yarham laa yurham" (Barang siapa yang tidak menyayangi, maka tidak akan disayangi), Buya Yahya mengingatkan bahwa kasih sayang adalah kunci utama dalam hubungan antarmanusia, terutama dalam mendidik anak.

Di SMPIQu Al-Bahjah Al-Maunah, prinsip ini diterjemahkan ke dalam lingkungan sekolah yang penuh belas kasihan dan kepedulian. Para guru dan pengasuh didorong untuk tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga figur orang tua yang memberikan rasa aman bagi para santriwati.

Pesan untuk Ayah: Kelembutan adalah Kekuatan
Salah satu poin paling menyentuh dalam nasihat beliau adalah pesan khusus bagi para ayah. Buya Yahya menekankan agar para ayah tidak merasa gengsi untuk menunjukkan kasih sayang secara fisik dan emosional kepada anaknya:

Sentuhan Lembut: Memeluk, mencium, dan memberikan belaian kasih sayang adalah cara terbaik mengikat hati anak.

Membentuk Karakter: Kelembutan seorang ayah akan melahirkan anak yang lembut hatinya dan penuh hormat.

Menghindari Kekerasan: Beliau mengingatkan bahwa pola asuh yang penuh bentakan dan kemarahan hanya akan membentuk pribadi yang keras, baik dalam bicara maupun perilaku.

Lingkungan Belajar yang Lembut di Al-Bahjah Al-Maunah
Pesan Buya Yahya ini menjadi landasan mengapa SMPIQu Al-Bahjah Al-Maunah di Jl. Gatot Subroto KM 10, Mekar Sari, sangat memperhatikan aspek pengasuhan. Fasilitas asrama yang nyaman dan modern bukan hanya tentang kemewahan fisik, tetapi tentang menciptakan atmosfer di mana santriwati merasa disayangi seperti di rumah sendiri.

Dengan pendekatan yang jauh dari kekerasan, para santriwati dibimbing untuk:

Mencintai Al-Qur'an melalui pendekatan yang menyenangkan, bukan paksaan.

Berbicara dengan Santun karena mereka tumbuh di lingkungan yang terbiasa mendengar kata-kata baik.

Memiliki Kedekatan Emosional dengan orang tua meskipun sedang menuntut ilmu di pesantren.

Pembangunan fisik gedung SMPIQu Al-Bahjah Al-Maunah yang megah hanyalah wadah. Namun, "isi" dari wadah tersebut adalah kasih sayang sebagaimana yang dipesankan oleh Buya Yahya. Dengan memadukan fasilitas terbaik dan pola asuh yang penuh kelembutan, sekolah ini hadir untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki hati yang bening dan penuh cinta.

"Berikan lembutnya sentuhan seorang ayah, karena itulah yang menjadikan anak kita lembut dan terikat hatinya." — Buya Yahya
Lihat Artikel Lainnya

Tertarik untuk Mendaftarkan Putri Anda di SMPIQu Al-Bahjah Al-Maunah?

Mari bergabung menjadi bagian dari generasi Qur'ani yang berakhlak mulia, berilmu, dan berprestasi.

Daftar Santri Baru Online